Laporan
Perjalanan
Kunjungan Ke Sangiran Dan Sritex
(Annisya Nurul H. X MIA 4)
PLS adalah suatu
kegiatan rutin setiap tahun yang diadakan oleh sekolah untuk menggali
pengetahuan dari luar sekolah dan ditujukan kepada kelas seluruh siswa X SMAN 2
Magelang.
Pada 16 Februari 2016,
SMAN 2 Magelang mengadakan PLS ke PT. Sritex dan Museum Sangiran. Pukul 06.00
WIB, seluruh siswa kelas X berkumpul di depan sekolah. Lalu, kami disuruh ke
pinggir jalan raya untuk menunggu dan menaiki bus. Tak selang kemudian, bus
datang dan kami disuruh untuk menaiki bus sesuai data yang sudah dibuat. Setelah
berada di bus masing-masing dan duduk sesuai urutan tempat duduk, kami diabsen
oleh pendamping. Sekitar pukul 07.00 WIB, kami pun berangkat.
Selama di dalam perjalanan,
kami mendengarkan musik dan ada pula yang membuat lelucon agar keadaan dalam
bus tidak garing. Waktu sudah semakin siang namun kami juga belum sampai ke
tempat tujuan. Sekitar pukul 11.55 WIB, kami baru sampai di Sritex dan menunggu
panggilan untuk masuk. Kami memasuki sebuah bagian dimana ada yang menjahit,
menempelkan pola ke pakaian, dan sebagainya. Kami hanya memutari ruangan dan akhirnya
naik ke bus lagi. Kami dibawa ke toko dimana yang menjual berbagai jenis
pakaian dari pabrik dan toko bahan pakaian. Kami diperbolehkan untuk membeli
barang dari toko tersebut. Setelah itu, kami masuk ke bus dan melanjutkan
perjalanan ke Museum Sangiran. Di tengah
perjalanan ke Museum Sangiran, kami berhenti di sebuah rumah makan dan
mengambil pesanan makanannya. Kami makan di dalam bus sambil melanjutkan
perjalanan ke Museum Sangiran.
Sesampainya di Museum
Sangiran, kami berkumpul untuk menunggu panggilan dari pemandu museum atau yang
lebih dikenal dengan nama guide. Kami dibagi menjadi 2 kelompok, yakni kelompok
I memasuki ruang pameran I dan kelompok II memasuki ruang pameran II. Di dalam ruang
pameran tersebut, kami dapat melihat macam-macam manusia purba maupun hewan
purba yang dipajang disana. Didalamnya terdapat banyak fosil dari hewan seperti
fosil hewan bertulang belakang, fosil binatang air, dan beberapa jenis hewan
seperti badak, sapi, rusa, banteng, kerbau serta manusia purba.
Macam-macam manusia purba yang ada di Sangiran
diantaranya seperti Homo erectus, Homo sapiens, Homo habilis, Australopithecus aficanus, dan masih banyak lagi. Kebanyakan
manusia purba yang dipajang hanya bagian tengkoraknya saja. Jika seluruh badan,
biasanya manusia purba dibuat replikanya saja. Kami memotret pajangan-pajangan
tersebut sambil mengikuti gerak guide
saat menjelaskannya satu per satu.
Setelah selesai dengan
penjelasan guide, kami diperbolehkan untuk berfoto-foto di luar museum dimana
terdapat sebuah taman. Para siswa menggunakan momentum ini untuk berfoto-foto
di berbagai tempat tersebut. Kemudian kami disuruh untuk beribadah dan
mengganti pakaian dengan memakai pakaian PLS yang dibagikan sehari sebelum PLS.
Sudah hampir pukul
16.55, kami disuruh untuk segera naik ke bus dan melanjutkan perjalanan untuk
membeli oleh-oleh. Rencananya kami akan membeli di PGS namun karena kami agak
lama di Museum Sangiran, PGS sudah tutup. Oleh karena itu, kami dibawa ke Solo
Square sebagai ganti tempat untuk membeli oleh-oleh.
Setelah sekitar dua
jam berada di Solo Square, kami disuruh berkumpul dan masuk ke dalam bus lagi
karena sudah waktunya untuk pulang. Sebelum pulang, kami singgah di sebuah
rumah makan untuk makan malam. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan pulang.
Sekitar pukul 23.00 WIB, kami tiba di Magelang. Di pinggir jalan raya dekat
SMAN 2 Magelang sudah banyak orang tua yang menunggu kepulangan anaknya.
Akhirnya setelah turun daari bus, kami langsung menuju orang tua kami dan
langsung pulang karena hari sudah sangat larut.